AYOPRENEUR.COM

5 Tips Aman Gadai BPKB Kendaraan untuk Gaet Modal Usaha

19 Mar 2017 Hits : 2,046

Ketika bicara mengenai pinjaman usaha, yang akan timbul dalam benak adalah mengajukan sejumlah pinjaman modal ke bank.

Untuk pinjaman dalam jumlah yang besar dan masa pinjaman yang terbilang cukup lama, bank akan menyarankan untuk mengajukan pinjaman multiguna. Biasanya syarat utamanya adalah pengajuan aset sebagai jaminan.

Ada banyak aset yang bisa dijadikan sebagai jaminan pinjaman multiguna, antara lain sertifikat tanah, sertifikat rumah, BPKB kendaraan, dan yang lainnya.

Jika mengajukan pinjaman dengan menggunakan jaminan, maka Anda berkesempatan mendapatkan jumlah pinjaman yang terbilang besar, inilah salah satu hal yang membedakan antara pinjaman multiguna dengan jenis pinjaman lainnya dari bank.

Namun, peminjaman modal ke bank dengan menggunakan jaminan BPKB kendaraan juga harus dilakukan dengan penuh pertimbangan, sebab bank akan menerapkan sejumlah ketentuan terkait dengan hal tersebut.

Dilansir dari Republika, ada beberapa poin yang bisa dicermati saat akan mengajukan pinjaman dengan menjaminkan BPKB kendaraan:

1. Kondisi Kendaraan yang Dijaminkan
Ketika menjaminkan kendaraan ke bank pada saat mengajukan pinjaman, maka yang akan dipegang oleh pihak bank adalah BPKB kendaraan Anda saja, sedangkan kendaraan dan juga STNK tetap Anda bawa pulang. Namun bank akan menetapkan sejumlah persyaratan mengenai kendaraan yang akan dijaminkan, misalnya mengenai tahun produksi kendaraan dan juga kondisi terakhir (body dan mesin) kendaraan itu sendiri. Hal ini akan menjadi penentu besaran dana pinjaman yang bisa Anda dapatkan.

2. Persyaratan Pengajuan
Selain BPKB kendaraan sebagai jaminan kredit, maka bank akan meminta sejumlah persyaratan lainnya dalam pinjaman yang akan Anda ajukan. Meski tidak sulit, namun akan sangat penting untuk memenuhi semua persyaratan tersebut demi kelancaran proses pengajuan kredit yang Anda lakukan. Beberapa persyaratan yang biasanya akan diminta, antara lain fotokopi KTP, NPWP, KK, rekening tabungan atau rekening koran, SIUP dan TDP, serta proses pengajuan. Setiap bank akan membutuhkan waktu yang berbeda-beda dalam melakukan proses pengajuan kredit multiguna. Pastikan Anda memiliki bank yang memberikan jaminan proses pengajuan dan pencairan pinjaman yang cepat, agar tidak membuang-buang waktu dalam menunggu pencairan pinjaman tersebut.

3. Besaran Bunga yang Ditetapkan
Suku bunga kredit yang ditetapkan oleh bank juga menjadi salah satu hal penting yang wajib Anda pertimbangkan karena hal ini akan mempengaruhi secara langsung besaran utang nantinya. Pilih bank yang menawarkan suku bunga kredit paling ringan, biasanya berkisar antara 0,99 persen hingga 1 persen per bulannya.

4. Jangka Waktu Pinjaman
Masa pinjaman juga menjadi poin penting untuk dipertimbangkan, jangan sampai Anda harus membayar sejumlah cicilan utang yang besar setiap bulannya hanya karena masa kredit yang diberikan pendek. Hal seperti ini hanya akan membuat masalah baru di dalam keuangan dan juga usaha. Pilih bank yang bisa memberikan masa kredit yang panjang, setidaknya di atas 3 tahun, sehingga Anda memiliki waktu yang cukup panjang dalam memanfaatkan pinjaman.

5. Berbagai Macam Biaya Lainnya
Ketika akan mencairkan pinjaman multiguna ke bank, maka Anda akan dikenakan sejumlah biaya oleh pihak bank dan ini juga patut dipertimbangkan sejak awal. Ketahui dengan jelas mengenai semua biaya tersebut dan pilih bank yang memberikan biaya paling ringan dan juga masuk akal. (fb)

KataWarta.COM