AYOPRENEUR.COM

Ferry Dafira, Juragan Jus Beromzet Miliar

06 Jan 2017 Hits : 1,787


Mampu membuat inovasi adalah kunci untuk menghadapi persaingan bisnis. Langkah ini setidaknya dibuktikan Ferry Dafira selama membangun bisnis jus buah. Bersama rekannya, ia menggunakan gaya "blusukan".

Memakai strategi jemput bola, Ferry membesarkan usaha yang dia namai Karameel Juice. Konsepnya berjualan keliling menjajakan jus buah langsung ke para pelanggan.

Bedanya, Ferry tidak menggunakan gerobak, tetapi mobil jenis pick-up. Penampilan mobil itu dia ubah menjadi etalase berjalan yang memajang buah segar siap konsumsi.

Inovasi lainnya, dia mengubah jam operasional yang "anti-mainstream". Ferry berjualan pada malam hari, tak seperti kebanyakan pedagang buah melakukannya pada siang hari.

"Kalau malam hari banyak orang membutuhkan tambahan nutrisi setelah beraktivitas pada siang hari," ujar Ferry seperti dikutip Kompas.com.

Sudah begitu, Ferry juga mengombinasikan beragam buah dan sayur jualannya dengan bermacam bahan kaya nutrisi, seperti sayuran, karamel, dan yogurt.

"Saya menjamin setiap jus dari sini memberikan nutrisi yang melimpah bagi kesehatan," ujar Ferry.

Salah satu menu yang kerap dibeli pelanggan, sebut Ferry, adalah jus King Royal, paduan dari buah blackberry, blueberry, raspberry, dan strawberry.

Setiap malam, Ferry mampu menyajikan 50 varian jus buah. Harganya pun relatif terjangkau, mulai Rp 10.000 per porsi.

Hasil takkan mengkhianati proses. Ungkapan lawas itu bisa jadi tepat menjadi gambaran perjalanan usaha Ferry.

Sejak 2009, Ferry merasakan benar pasang surut bisnisnya. Namun, setelah empat tahun beroperasi, usaha jus buah itu memperlihatkan peningkatan pesat.

Memulai usaha dari atas mobil pick-up, pada 2013 Ferry sudah memiliki 10 mobil, lima gerai besar, dan 24 gerai kecil yang tersebar di Jakarta, Tangerang, bahkan Surabaya.

"Melalui usaha itu, saya bisa mendapatkan omzet Rp 2,1 miliar," ujar Ferry.

Dari total omzet itu, tutur Ferry, pendapatan terbesar masih datang dari hasil jualan mobil kelilingnya. Rata-rata setiap mobil menghasilkan Rp 110 juta per bulan. Adapun omzet dari gerai besar sekitar Rp 60 juta-Rp 70 juta per bulan dan gerai kecil Rp 30 juta-Rp 40 juta per bulan. (as)

KataWarta.COM