AYOPRENEUR.COM

Ini Dia Para Ibu di Belakang Banyak Entrepreneur Sukses Dunia

14 Mar 2017 Hits : 1,230

Memutuskan untuk terjun ke dunia entrepreneurship dibutuhkan nyali yang besar, tekad yang bulat, serta kerja keras agar usaha yang dirintis meraih sebuah kesuksesan.

Para entrepreneur di bidang terknologi ini mengatakan satu hal yang mampu membuat mereka mengejar mimpi-mimpinya karena apa yang mereka pelajari dari sang ibu.

Saat George Bousis, pendiri Raise, memiliki ide untuk mengembangkan pasar gift card, ia bertanya kepada sang ibu mengenai ide tersebut. Sang ibu, Eleni Bousis, memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis sang anak. "Saya bertanya padanya dan ia mengatakan 'Tentu Ibu percaya padamu,' ia pikir itu merupakan hal yang benar," ujar Bousis. Saat ini, perusahaannya memiliki 400 karyawan. Sang ibu juga memiliki saham di perusahaan sang anak, sesuatu yang ia rahasiakan pada suaminya, ayah George, sampai setahun kemudian.

Lain halnya dengan Jennifer Hyman, CEO sekaligus co-founder Rent of Runway. Sang ibu mengajarkannya bahwa hidup lebih baik saat kita menjadi bagian dari sebuah tim. "Sebuah tim tertawa bersama-sama dan menolong satu sama lain di saat-saat sulit. Memiliki anggota keluarga autis yang membutuhkan perawatan 24/7, saya belajar dari ibu saya bahwa Anda tidak bisa melakukan sesuatu yang berharga sendirian," katanya.

Chief product officer sekaligus co-founder Airbnb, Joe Gebbia, mengatakan bahwa ia belajar banyak mengenai layanan jasa dari sang ibu, Eileen, yang bekerja sebagai sebagai perwakilan penjualan kesehatan makanan independen. "Sewaktu saya kecil, saya terbiasa melihat kedua orang tua saya bekerja dan melihat bagaimana mereka berinteraksi dengan manajer toko. Mereka tidak hanya membuat kesepakatan, tapi juga menolong yang lainnya," ujarnya.

Niccolo de Masi, chairman sekaligus CEO Glu Mobile (perusahaan di balik game mobile sukses Kim Kardashian Hollywood) mengatakan perubahan pekerjaan yang dialami sang ibu memberikan pelajaran baginya mengenai kebutuhan untuk berkembang. "Awalnya ia bekerja sebagai seorang guru, namun ia beralih pekerjaan setelah beberapa tahun dengan terjun ke industri film. Ia bekerja sebagai asisten editor. Saya terinspirasi dengan kesuksesannya di dua pekerjaan yang berbeda. Itu merupakan sesuatu yang sering saya pikirkan dalam karir saya, kebutuhan untuk mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan," katanya. (abc/fb)

KataWarta.COM