AYOPRENEUR.COM

Maayan Zilberman Banting Setir dari Perancang Lingerie ke Pembuat Permen Mewah

06 Feb 2017 Hits : 1,436

Maayan Zilberman merupakan mantan perancang pakaian dalam wanita yang kini banting setir menjadi pebisnis permen.

Ia merupakan otak di balik Sweet Saba, permen mewah yang berbasis di New York yang ia luncurkan sejak November 2015.

Permen-permen yang ia tawarkan memiliki keunikan tersendiri karena bentuknya yang menyerupai lipstik, kacamata, dan kaset dengan detail yang ia buat sendiri menggunakan tangan. Ia juga memproduksi permen kristal yang terlihat seperti patung kaca dengan rasa sampanye dan jahe.

Permen-permen yang ia buat begitu cantik sehingga sayang untuk dimakan.

"Permen yang saya buat lebih ke arah artistik. Ini permen untuk orang dewasa. Saya bertanya pada para konsumen untuk berpikir permen akan seperti apa, rasanya akan bagaimana, dan pengalaman memakannya akan seperti apa," jawab Zilberman.

Harga permennya pun bervariasi, mulai dari yang paling murah 5 dollar AS atau sekitar 66 ribu rupiah sampai dengan ribuan dollar untuk permen pesanan khusus.

Zilberman sendiri merupakan seorang imigran dari Israel. Ia sering berkesperimen dengan sang kakek di dapur. Nama Sweet Saba sendiri dinamai setelah nama sang kakek, karena kata saba sendiri berarti kakek dalam Bahasa Hebrew.

"Memanggang kue merupakan pengalaman yang menyenangkan bagi saya ketika masih kecil karena itu merupakan saat-saat dimana mengubah fantasi menjadi sesuatu yang lain," katanya.

Sejak peluncurannya, bisnis permennya ini telah berkembang pesat. Ia telah mendapat pesanan spesial dari berbagai kalangan elit. Seperti W Magazine yang menyajikan permennya untuk pesta Golden Globe.

Beberapa label fashion terkenal seperti Alice+Olivia dan Adam Selmen juga merupakan kliennya. Baru-baru ini, ia juga mendapat tawaran untuk mendesai sabuk permen untuk World Wide Wrestling. (cnbc/fb/foto: vogue)

KataWarta.COM