AYOPRENEUR.COM

Inilah Tren Bangunan Ramah Lingkungan di 2015

21 May 2015 Hits : 324

Permintaan untuk arsitektur bangunan hijau diperkirakan akan meningkat karena banyak pengembang telah mulai untuk memperhatikan faktor keberlanjutan ke dalam proyek mereka.

Seperti diketahui, pemerintah telah merilis peraturan tentang "green building" yang kemudian di respons hangat oleh pasar. Peraturan ini bertujuan untuk mendukung pengurangan emisi rumah kaca dan meningkatkan kesadaran tingkat hidup sehat di masyarakat.

Mencermati hal itu, portal properti global, Lamudi, dikutip dari Beritasatu.com mengidentifikasi lima tren utama tentang bangunan hijau di tahun ini.

1. Penggunaan bahan konstruksi yang berkelanjutan. Misalnya, penggunaan cat alami untuk menghilangkan polusi dalam ruangan dan dapat terurai secara alami tanpa mencemari bumi.

2. Arsitektur hijau dengan ventilasi silang yang dapat menghemat penggunaan energi dan memanfaatkan penerangan dari cahaya luar sekaligus mendapat udara segar. Desain ini memungkinkan cahaya dan udara secara alami mengalir ke gedung tinggi.

3. Bangunan nolenergi yang dirancang khusus dan direkayasa untuk mengandalkansumber energi terbarukan, seperti tenaga surya dan angin, yang memungkinkan mereka untuk beroperasi tanpa menggunakan jaringan listrik. Skema energi hijau ini
tidak hanya menghemat energi, tetapi juga mencegah emisi gas rumah kaca tambahan.

4. Teknologi pemakaian ulang dan pasokan air untuk mengefisiensi penggunaan air, menyimpan air hujan dan penggunaan kembali air untuk memanfaatkan air daur ulang, dan melakukan pengolahan limbah untuk menghilangkan kontaminasi dari air limbah.

5. Penggunaan jendela rendah daya pancar, smart glass, dan atap sejuk juga berkontribusi terhadap pengurangan konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca yang bekerja sama untuk menyerap panas. Hal ini membuat bangunan menjadi sejuk sehingga menurunkan penggunaan energi dan membawa kenyamanan. (bn)

BACA JUGA

KataWarta.COM