AYOPRENEUR.COM

Telkomsigma Bidik Pendapatn Rp4 Triliun Selama 2017

03 Mar 2017 Hits : 644

Telkomsigma, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) di bidang jasa solusi teknologi informasi pengembang perangkat lunak data center, menargetkan pendapatan selama 2017 sebesar Rp4 triliun, tumbuh 17,65 persen dibanding realisasi pendapatan 2016 sebesar Rp3,4 triliun.

"Pertumbuhan pendapatan TelkomSigma pada tahun ini (2017) didorong kenaikan bisnis pada layanan sistem integrasi, data center dan managed services," kata Direktur Utama Telkomsigma Junaidi Achmad, pada 'sharing sesion business update' Telkomsigma, di Jakarta.

Ia menjelaskan, pada tahun 2017 ketiga segmen bisnis tersebut diproyeksikan mengalami kenaikan usaha sekitar 20 persen.

"Tahun lalu (2016) kita berhasil 'monetizing' seluruh investasi yang dimiliki menjadi mesin pertumbuhan pendapatan perusahaan," katanya.

Ia menjelaskan, selama 2017 kontribusi layanan sistem integrasi menyumbang sekitar 50 persen dari total pendapatan perseroan, disusul ayanan data center (30 persen), dan Managed Service (20 persen).

Bersamaan dengan itu, layanan Big Data Telkomsigma juga mengalami pertumbuhan pendapatan dua kali lipat di anak usaha Telkom ini.

"Tahun lalu kami mengakuisisi data center milik MNDG seluas 2.500 meter persegi. Total di 2016 kita miliki kapasitas data center 120.000 meter persegi," ujarnya.

Berbagai inisiatif strategis yang dilakukan tahun 2016 sebagai transformasi Telkom Group menjadi The King of Digital, salah satunya dengan mengakuisisi Pointer sebagai channel untuk menjual Indonesia ke mancanegara.

Telkomsigma juga meluncurkan Indonesia Tourism Exchange atau ITX yang merupakan platform digital marketplace tourism yang mempertemukan penyedia produk wisata (supplier) dan pemasar (distributor) sehingga masing-masing pihak dapat mengelola inventori secara real time, berinteraksi, dan memasarkan produk secara online.

Gencarnya pembangunan di industri transportasi oleh pemerintah dari segi infrastruktur, merupakan peluang Telkomsigma untuk dapat mendukungnya dengan infrastruktur IT dan aplikasi yang dirancang khusus untuk industri transportasi.

Pada sektor transportasi Telkomsigma menggarap infrastruktur teknologi informasi (IT) di sejumlah perusahaan seperti Pelindo, BUMN Perkebunan, BUMN Infrastruktur, KCJ Commuter, tol laut dan lainnya.

Di bidang perbankan, Telkomsigma mendukung pengembangan pangsa pasar segmen UKM dengan menyediakan layanan solusi banking untuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sejak tahun 2009.

"Kami yakin dengan pemikiran strategis yaitu pemikiran mega (komparatif), makro (kompetitif), dan mikro (kooperatif), tantangan-tantangan di tahun 2017 dapat dihadapi dengan terus membawa perusahaan ke arah Bigger, Broader dan Better," katanya.(vaa)

KataWarta.COM