AYOPRENEUR.COM

Michael Martin, CEO Muda yang Merevolusi Panggilan Darurat

13 Feb 2017 Hits : 1,539

Sebuah startup yang bebasis di New York, RapidSOS, memodernisasi cara orang-orang untuk bisa terhubung dengan layanan darurat.

Lewat aplikasi Haven yang diusung sejak Juni 2016, pengguna aplikasi tersebut bisa mengirimkan transmisi lokasi mereka dengan akurat ke layanan darurat.

Berkat inovasinya itu, pendiri RapidSOS Michael Martin masuk dalam daftar majalah Forbes 30 under 30 tahun 2017.

Kepada Business Insider, entrepreneur muda berusia 29 tahun ini mengungkapkan bahwa ide aplikasi tersebut datang dari pengalamannya tinggal di New York.

"Saat pulang larut malam, saya sadar ada seseorang yang mengikuti saya. Saya tidak ingin mengundang perhatian dengan menelepon 911, jadi saya menelepon Uber," ungkapnya.

Di saat itulah Martin mulah sadar, bahwa menghubungi 911 harusnya juga semudah ia memesan layanan Uber.

Namun, hal di atas bukan menjadi jualan utama aplikasi tersebut. Martin menyebutkan beberapa masalah yang masih mengerubungi laporan darurat.

"Sistem tersebut dibuat saat sambungan telepon rumah masih menjadi raja, sehingga kurang cocok saat menanggapi laporan dari ponsel. Lebih dari 10 ribu orang meniggal dalam setahun karena pihak yang berwenang tidak bisa mendeteksi secara akurat lokasi pelapor," tambahnya.

Martin mengatakan butuh waktu empat tahun untuk bisa merealisasikan aplikasi tersebut. Selain berhasil mengumpulkan ratusan ribu dollar dari berbagai macam kontes entrepreneurship, termasuk Harvard Innovation Challenge. Martin juga mengatakan ia dan timnya telah berbincang kepada lebih dari 10 ribu ahli.

Martin pun memiliki saran untuk para entrepreneur muda, bahwa penting untuk memiliki passion, karena di saat baru memulai sebuah usaha pasti akan ditemui berbagai tantangan. Jika usaha atau bisnis tersebut bukan sesuatu yang Anda sukai, maka Anda akan merasa sengsara.

Selain itu, berani untuk mengambil masalah besar. Martin selalu mengajak para entrepreneur muda untuk menghindari sesuatu yang terlalu aman, karena saat kita merasa terlalu nyaman maka kita tidak tertantang. Lakukan sesuatu yang berbeda dan akan membuat perbedaan.

Hadirnya sebuah inovasi terhadap hal-hal yang konservatif bukanlah sebuah gangguan. Dari pengalaman Martin, hal tersebut tidak selalu soal mengganggu industri yang sudah ada, tetapi bekerja-sama dengan mereka, dan kemudian meningkatkan menjadi lebih baik. (fb)

KataWarta.COM