AYOPRENEUR.COM

Mark Zuckerberg Waspadai Pemikiran Tinggalkan Globalisasi

20 Feb 2017 Hits : 1,396

CEO Facebook Inc Mark Zuckerberg beberapa waktu yang lalu menjabarkan visi perusahaannya sebagai benteng terhadap meningkatnya isolasionisme.

Dengan menuliskan surat kepada para pengguna media sosial tersebut, dia mengemukakan bahwa platform perusahaannya akan menjadi infrastruktur sosial bagi dunia global.

Zuckerberg mengutip pernyataan Presiden AS Abraham Lincoln yang selama perang saudara pada abad ke-19 yang dikenal sebagai orator ulung dan menyampaikan gagasan filosofis yang tidak biasa bagi seorang tokoh bisnis.

Mengutip surat Lincoln kepada Kongres di tengah Perang Saudara, Zuckerberg mengirimkan tulisan kepada 1,9 miliar pengguna Facebook bahwa, "Dogma-dogma dari masa lalu yang tenang tidak mampu menghadapi badai sekarang."

Dia menyatakan bahwa Facebook akan melangkah jauh sampai ke akar-akarnya sebagai jaringan komunikasi pertemanan dan kekeluargaan yang dapat memainkan peranan di lima hal berkaitan dengan komunitas mulai dari penguatan lembaga-lembaga tradisional, memberikan bantuan selama dan setelah krisis, hingga meningkatkan keterlibatan masyarakat madani.

Pernyataan Zuckerberg keluar pada saat banyak orang dan beberapa negara di dunia makin berpandangan ke dalam negerinya sendiri.

Presiden AS Donald Trump berjanji akan mengutamakan AS dalam sambutan pelantikannya pada Januari lalu. Dia mengikuti keputusan Inggris pada Juni lalu yang keluar dari Uni Eropa.

"Orang-orang di seluruh dunia meninggalkan globalisasi dan melakukan gerakan menarik diri dari kancah pergaulan global," kata Zuckerberg tanpa menyebutkan secara spesifik gerakan tersebut.

Pernyataan CEO berusia 32 tahun itu, apakah langkah maju tersebut agar lebih banyak menjalin hubungan atau malah sebaliknya. Namun dia ingin maju bersama.

Para pengguna Facebook memuji tulisan Zuckerberg yang masih positif, padahal orang lain menyatakan bahwa globalisme telah mati.

Facebook di bawah tekanan atas makin ketatnya kebijakan informasi hoax (berita palsu) dan kandungan kontroversial lainnya, meskipun sedikit berdampak pada sektor finansialnya.

Perusahaan tersebut dilaporkan bahwa pendapatan pada 2016 mencapai 27,6 miliar dollar AS atau meningkat 54 persen dibandingkan setahun sebelumnya.

Satu hal yang ditulis Zuckerberg adalah Facebook akan bekerja lebih bagik untuk mendorong komunitas yang lebih berarti. Lebih dari 100 juta pengguna merupakan anggota kelompok yang sangat berarti bagi mereka, dengan menunjukkan angka hanya lima persen dari pengguna.

Facebook juga memanfaatkan lebih banyak kecerdasan artifisial terhadap video dan foto bendera yang memerlukan kajian kemanusiaan, tulis Zuckerberg.

Sepertiga dari semua laporan tim kajian Facebook dihimpun melalui kecerdasan artifisial. (fb)

KataWarta.COM