AYOPRENEUR.COM

Cara Memulai Usaha Ternak Kalkun (Fathur Zulfa)

09 Nov 2013 Hits : 26,892

1. Cara mendirikan bisnis peternakan ayam kalkun?

Ayam kalkun bisa dipelihara di daratan rendah hingga daratan tinggi. Akan tetapi perlu diperhatikan untuk anaknya yang terpenting kandang ditutup kain sebagai pelindung ayam dari angin yang terlalu kencang.

Pertama- Persiapan Kandang

Selama pemeliharaan ayam kalkun di tempatkan pada kandang di tempat yang teduh seperti di bawah pohon jika cuaca lagi panas. Akan tetapi sebenernya ayam kalkun lebih suka di tempat yang panas, jika shu terlalu dinggin. dan jangan lupa buatkan untuk berteduh berupa jajaran bambu yang cukup tinggi dari tanah.

Selain itu hendaknya buat kandang pemeliharaan dari bahan bambu ukuran 3m X 3m X 3m, yang dapat di isi oleh 1 ekor jantang dan 10 betina, dan kandang ini bagian atasnya dibuat terbuka.

Khusus untuk anakan, area kandang perlu di tutup dengan kain atau pembatas ruangan agar tidak terkena angin saat kencang serta melindungi dari hujan, adapaun suhu pemeliharaan adalah yang cocok 30-37'C.

Kedua- Perkawinan Indukan

Siapakan kandang untuk perkawinan dari bahan anyaman bambu dengan ukuran kandang sama dengan pemeliharaan 3m X 3m X 3m, sedangkan dibagian atap dibiarakn terbuka.

pilih kalkun dewasa umur 5-6 bulan dengan kualitas bagus. Sebelum kawan perlu diperhatikan untuk memberi asupan berupa telur bebek sebanyak 2 butir kuning telur dicampur dengan madu. Sehingga akan tahan lama saat kawin dan mengawini betina lebih banyak.

Proses kawin biasanya terjadi di atas pukul 4 sore. Siapkan 1 ekor jantang dengan 5-10 ekor betina dalam satu kandang. Jumlahnya berbeda-beda, sebab ada pejantan yang sangat setia dengan 1 ekor betina.

Ayam jantang bisa dikawinkan setiap hari, sedangkan betina butuh waktu istirahat 2-3 minggu setelah bertelur. Jarak kawin sampai betina bertelur membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Perlu diperhatikan, ketika betina sudah bertelur pindahkan untuk proses pengeraman atau bisa dibantu dengan mesin tetes telur. Satu ayam betina kalkun bisa mengeluarkan telur lebih dari 20 butir. Kemudian di teteskan di mesin tetes.

Dalam mesin tetes telur hendaknya teropong kondisi dengan cahaya. Cek apakan terdapat embrio yang berupa bintik hitam di dalam telur. Jika tidak ada berarti telur tersebut tidak akan menetas. Hal ini biasanya terjadi karena telur tersebut keluar dari indukan betina tidak dikawini.

Ketiga- Pemeliharaan Ayam Kalkun

Berbicara pakan atau makanan ayam kalkun sangat mudah, karena ayam kalkun termasuk ayam yang mau makan berbagai jenis makanan dai sisa makanan, limbah makanan rumah tangga, ampas tahu, bekatul, jagung, nasi aking yang dicampur dengan sayuran atau biji-bijian. Untuk indukan berikan pakan dengan takaran sekitar 3-5 kg perhari.

Jangan berikan ayam kalkun makanan dari ampas kelapa yang sudah tua. basi atau membusuk. karena bisa membuat keracunan dan tidak lama akan mati seketika.

Anak kalkun umur dibawah satu bulan bisa diberi makan ND ( New Castle Diseases )- AL ( Avian Influenza ) berikan vaksin tersebut ketika dalam keadaan sehat, agar tidak mati saat pemberian vaksin. Vaksin bisa disuntikan pada bagian dada atau pangkal paha anakan kalkun sebanyak 0,3ml/ekor. Lakukan pada anakan kalkun pada umur 4 atau 6 hari. dan diulangi 4 bulan sekali. Untuk ayam kalkun dewasa dosis vaksin sekitar 0,5-08 ml/ ekor.

Sebenernya ayam kalkun tidak berpotensi terkena flu burung karena lebih tahan penyakit dibandingkan ternak ayam boiler.

2. Apa saja ide bisnis dari turunan ayam kalkun?

Sebenernya ayam kalkun mulai dikembangakan sekitar awal tahun 2009, dengan berjalannya waktu semakin banyak ornag yang melek akan manfaat sebagi hewan konsumsi.

Prospek usaha ini sangat bagus, selain masih belum banyak pelaku usahanya ayam kalkun juga bisa menjadi bisni turunan, seperti konsumsi slternatif untuk mengantikan daging kambing dan sapi yang semakin hari semakin mahal harganya. Dengan harga daging sapi yang sudah tak terkendali lagi, ayam kalkun bisa menjadi alternatif penganti konsumsi daging sapi, dengan tinggkat kreatifitas yang tinggi bisa juga daging ayam kalkun di jadikan bakso atau pendol, jadi bakso ayam kalkun, disamping murah juga hemat lagi apalagi banyak manfaatnya.

Disamping itu sekarang ini pengemarnya juga semakin banyak, dengan begitu akan tercipta peluang bisnis baru, selain hanya di ternakkan.

3. Adakah referensi orang yang sukses dibidang ini?

Jawabnya Ada. Dia adalah anton sulistyo
Melihat banyaknya orang luar negeri yang yang mengemari kalkun dnegan berbagai cara, mendorong anton untuk berternak kalkun. Karena hewan unggas ini mudah dipelihara, manfaat lainnya dagingnya rendah kolestrol dan rendah lemak.

Anton sebenernya memulai sudah 3 tahun yang lalu sebelumnya Anton belajar dari rekan-rekannya yang terlebih dahulu memelihara kalkun. Saat awal terjun Anton mulai menyiapkan modal sebesar 30 juta. Uang tersebut dia gunakan untuk membeli 50 ekor kalkun betina, 10 ekor jantan siap kawin. pembuatan kandang dan juga peralatannya. Lokasi usahanya ada si jl. Palaga, Sleman seluas 1000m2..

Dengan menjual anak kalkun umur 2 bulan. Dia sudah bisa mengantongi per bulannya Rp 9.980.000 ( Keuntungan bersih ) itu sudah dipotong dengan pakan, vaksin, listrik, tenaga kera da lain-lainnya. Mengiurkan, kan!!!

4. Dimana dan bagaimana mendapatkan bibit ayam kalkun?

Tak sulit untuk mendapatkan ayam kalkun, kalau kita serius akan terjun ke usaha ayam kalkun.

Pertama- Seperti di atas tadi di Mas Anom. Berapa harganya?
1 ekor indukan jantang harganya Rp 200.000, sedangkan 1 indukan betina hargnya 700.000.

Jika Kita ingin menghubunginya silahkan menghubungi Mas Anom.
Jl. Palagan Tentara Pelajar Km 9. No. 31, Sleman, Yogyakarta.

Kedua- Kita bisa mendapatkan bibit kepada Arif Wisnu Wiratama.
Anakan dihargai Rp 100.00/ ekor. Sedangkan indukan dihargai Rp 750.00.ekor. Jika Kita serius ingin memesan silahkan hubungi.
Arif Wisnu Wiratama. Dusun Dalangan, desa Kebondalem Rt01/09 Prambanan Klaten. Telp: 085 292181430, 081915562008. Email: fide174@yahoo.co.id.

BACA JUGA

Ciputra

IKAMERS.COM JUAL BELI ONLINE GRATIS

KataWarta.COM